SUMENEP, Ketikan.com — Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah, menunjukkan perubahan pada periode 2025.
Berdasarkan LHKPN yang disampaikan pada 27 Maret 2026, total harta Ellya tercatat sebesar Rp1.025.597.173.
Jumlah tersebut menurun dibandingkan laporan pada periode 2024 yang disampaikan pada 6 Maret 2025, yakni Rp1.264.961.735.
Penurunan terjadi seiring berkurangnya nilai aset dan bertambahnya utang.
Nilai utang Ellya pada laporan terbaru tercatat Rp274.402.827, meningkat dari sebelumnya Rp235.038.265.
Sementara itu, total aset tercatat Rp1.300.000.000, turun dari sebelumnya Rp1.500.000.000.
Perubahan juga terlihat pada komposisi harta, terutama pada alat transportasi.
Pada laporan awal, Ellya mencatatkan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2023 senilai Rp200.000.000 serta sepeda motor Honda Beat.
Namun pada laporan 2025, mobil tersebut tidak lagi tercantum. Ia melaporkan satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2011 senilai Rp5.000.000.
Adapun aset lain tidak mengalami perubahan, yakni tanah dan bangunan Rp1.200.000.000, harta bergerak lainnya Rp45.000.000, serta kas dan setara kas Rp50.000.000.
Sementara itu, saat redaksi mencoba konfirmasi mengenai laporan LHKPN-nya, Ellya tidak merespons.***
