News
Beranda » Berita » DPRD Sumenep Dorong Pelestarian Cagar Budaya Dibekali Edukasi Nilai Leluhur

DPRD Sumenep Dorong Pelestarian Cagar Budaya Dibekali Edukasi Nilai Leluhur

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Dr. H. M. Asy’ari Muthhar (Dok. Istimewa)

SUMENEP, Ketikan.com — Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Dr. H. M. Asy’ari Muthhar, mendorong pelestarian cagar budaya di Kabupaten Sumenep tidak hanya berfokus pada inventarisasi maupun perlindungan bangunan dan situs bersejarah.

Menurutnya, nilai sejarah serta kearifan lokal yang terkandung dalam cagar budaya juga harus diwariskan kepada generasi muda agar tidak kehilangan makna.

“Itu ide bagus. Yang penting juga adalah bagaimana nilai yang terkandung di dalamnya bisa dijadikan pelajaran penting oleh generasi Sumenep. Sehingga cagar budaya itu tidak nirmakna. Ada kearifan lokal yang perlu dipahami sebagai warisan leluhur,” kata Asy’ari, Senin (11/5).

Menurut politisi PPP itu, keberadaan cagar budaya bukan sekadar aset sejarah, melainkan bagian dari identitas daerah yang harus dijaga bersama oleh pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah agar program pelestarian cagar budaya dibarengi dengan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, terkait nilai budaya dan sejarah yang diwariskan para leluhur.

Pemkab Sumenep Siapkan Usulan Perda RPIK untuk Petakan Industri Daerah

“Tentu agenda itu akan diawasi, seperti efektivitasnya, dampaknya, penganggarannya, dan lain-lain,” ujarnya.

Selain pengawasan dari legislatif, ia menilai masyarakat juga perlu dilibatkan agar pelestarian cagar budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

“Pengawasan itu juga perlu dilakukan bersama-sama dengan masyarakat juga,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan cagar budaya sebagai bagian dari identitas daerah dan warisan sejarah.

Komitmen tersebut disampaikan saat pelantikan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (5/5/2026).

BRIN Kembangkan AI Pendeteksi Konflik Opini Publik di Media Sosial

Menurut Fauzi, Pemkab Sumenep telah menyiapkan langkah strategis mulai dari inventarisasi objek yang berpotensi menjadi cagar budaya, penetapan status, hingga pelindungan dan pemanfaatannya secara berkelanjutan.***