News
Beranda » Berita » BKPSDM Sumenep Siapkan Sistem Layanan ASN Berbasis AI Terintegrasi

BKPSDM Sumenep Siapkan Sistem Layanan ASN Berbasis AI Terintegrasi

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Ir. Benny Irawan, S.T. M.T. (Dok. Istimewa)

SUMENEP, Ketikan.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep menyiapkan terobosan baru dalam sistem layanan kepegawaian aparatur sipil negara (ASN).

Inovasi tersebut berupa platform digital terintegrasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang diberi rencananya diberi nama Simantra (Sistem Informasi Manajemen Terpadu Aparatur).

Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan, mengatakan inisiatif ini lahir dari tingginya kebutuhan konsultasi ASN yang selama ini masih dilakukan secara manual.

“Sejak saya mengevaluasi di kepegawaian, ASN yang berkonsultasi bisa mencapai 20 orang perhari, dari persoalan mutasi, cuti, kenaikan pangkat, secara manual urusan teknis,” kata Benny saat diwawancara di kantornya, Senin (11/5).

Menurutnya, pola layanan manual tersebut menyita banyak waktu karena pertanyaan yang diajukan ASN cenderung berulang, baik dari wilayah daratan maupun kepulauan.

BRIN Kembangkan AI Pendeteksi Konflik Opini Publik di Media Sosial

“Nah. Mungkin waktu kita akan habis melayani hal2 demkkian,” ujarnya.

Untuk itu, BKPSDM berupaya menghadirkan sistem berbasis AI agar layanan kepegawaian dapat diakses lebih cepat, efisien, dan tidak bergantung sepenuhnya pada konsultasi tatap muka.

“Makanya, kami berinisiasi membangun sistem pemanfaatan AI. Jadi tidak lagi bolak-balik melayani secara manual. Semua pertanyaan dan administrasi dijawab dan disediakan oleh sistem AI,” jelasnya.

Simantra nantinya akan menjadi pusat layanan digital ASN, mulai dari konsultasi kepegawaian, pengajuan cuti secara daring, pengurusan kenaikan pangkat, hingga akses database kepegawaian dalam satu platform terpadu.

BKPSDM Sumenep menargetkan platform tersebut dapat menjadi “rumah besar” layanan ASN yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan birokrasi digital.

MPR RI Minta Maaf atas Kisruh Penilaian LCC Empat Pilar di Kalbar

“Insyallah di pertengahan tajun ini sudah akan dirilis,” pungkas Benny.***