JAKARTA, Ketikan.com — Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti kebocoran kekayaan negara yang dinilainya masih terjadi di Indonesia.
Hal itu ditegaskan Prabowo saat meninjau panen raya udang di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
“Indonesia sungguh-sungguh sangat kaya, tetapi terlalu banyak kekayaan kita bocor dan kebocoran ini harus kita hentikan,” kata Prabowo, dikutip dari Antara, Minggu (24/5).
Ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah akan dikerahkan untuk menjaga kekayaan nasional agar benar-benar dinikmati rakyat.
“Saya bertekad, saya akan berusaha sekeras tenaga saya, dan tenaga semua pembantu saya, kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia,” ujarnya.
Selain menyinggung kebocoran kekayaan negara, Prabowo juga mengklaim Indonesia telah mencapai swasembada sejumlah komoditas pangan, seperti beras dan jagung.
Menurutnya, pemerintah kini menargetkan swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan.
“Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung,” katanya.
Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara mandiri sesuai amanat UUD 1945.
“Sekarang kekayaan-kekayaan kita, kita kelola sendiri. Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu,” ucapnya.
Ia menilai penguatan pangan, pertahanan, dan pengelolaan sumber daya alam menjadi langkah penting di tengah situasi geopolitik dunia yang penuh konflik dan ketidakpastian.***
