SUMENEP, Ketikan.com – Yayasan Bakrie Amanah bersama SKK Migas, Energi Mega Persada (EMP), dan Kangean Energy Indonesia (KEI) Ltd. menggelar program Khitanan Untuk Negeri 2026 bagi 202 anak di Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep.
Program berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di empat titik, yakni Puskesmas Pagerungan Besar, Desa Tanjung Kiaok, Desa Pagerungan Kecil, dan Desa Sadulang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang kesehatan di wilayah operasi perusahaan.
Perwakilan pelaksana kegiatan, Jajang Suherman, mengatakan layanan khitan sengaja dibawa langsung ke wilayah kepulauan agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan laut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Kami tidak ingin warga harus menyeberang laut dengan biaya dan risiko besar hanya untuk mendapatkan layanan khitan. Karena itu tim medis kami hadir langsung ke lokasi terdekat dengan tempat tinggal mereka,” katanya.
Menurut Jajang, seluruh peserta menjalani sirkumsisi menggunakan metode modern (laser/cauter) sehingga proses tindakan lebih cepat, aman, dan nyaman.
Selain khitan gratis, peserta juga mendapatkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), paket nutrisi, serta uang saku.
Kepala Puskesmas Pagerungan Besar, Moh. Salim, menilai penggunaan metode modern tersebut memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan metode konvensional.
“Metode laser atau cauter ini keunggulannya tidak menimbulkan perdarahan, dan proses penyembuhannya juga lebih cepat dibandingkan metode konvensional,” ujarnya.
Salim mengatakan tenaga kesehatan Puskesmas Pagerungan Besar turut mendukung pelaksanaan program di seluruh titik kegiatan.
Menurutnya, khitan massal tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang terkendala biaya.
“Program khitan massal ini sangat membantu masyarakat dari segi ekonomi. Anak-anak juga lebih berani karena mengikuti khitan bersama teman-temannya,” katanya.
Senada, Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, berharap kerja sama Bakrie Amanah, SKK Migas, EMP, dan KEI terus berlanjut melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semoga tidak hanya kali ini saja, tetapi menjadi agenda rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai informask, program Khitanan Untuk Negeri 2026 menargetkan 1.080 anak di wilayah operasi perusahaan dan menjadi bagian dari target nasional Yayasan Bakrie Amanah untuk menjangkau 2.000–2.500 anak di berbagai daerah di Indonesia.
