News
Beranda » Berita » Sering Dituding Pemerintah Tidak Peduli Papua, KemenPU Tebar Infrastruktur PISEW 2026 di 6 Lokasi Sorong

Sering Dituding Pemerintah Tidak Peduli Papua, KemenPU Tebar Infrastruktur PISEW 2026 di 6 Lokasi Sorong

Kepala Balai PBPK Papua Barat, Dr. Corneles Sagrim, ST,MMT, (Dok.Instagram/@pu_ciptakarya_pabar)

SORONG, Ketikan.com – Rapat Koordinasi Awal (Rakorwal) Kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2026 diselenggarakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (PBPK) Papua Barat secara  resmi.

Acara yang digelar di Aimas Convention Center, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya ini berlangsung selama dua hari pada 20–21 Juli 2026 ini digelar di Rakorwal ini dirancang sebagai wadah strategis untuk menyamakan pemahaman, sekaligus berdialog mengenai mekanisme kegiatan, pengendalian, serta pengawasan program PISEW.

Langkah ini krusial lantaran untuk memetakan tantangan dan manajemen risiko pada pelaksanaan kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM).

Kepala Balai PBPK Papua Barat, Dr. Corneles Sagrim, S.T., M.M.T., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Corneles menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi yang solid antarpemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.

Melalui forum ini, para tenaga pendamping dibekali pemahaman substansial serta penguatan peran dalam mengawasi dan mendampingi masyarakat secara langsung selama penyelenggaraan program PISEW.

Istri Sah di Madura Gerebek Suami Ngamar Bareng Wanita Lain

Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Nomor 6942/KPTS/Mn/2026 tentang Penetapan Lokasi IBM Dirjen Cipta Karya PISEW TA 2026, alokasi kegiatan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya akan tersebar di 6 lokasi yang mencakup dua kabupaten, yakni Kabupaten Sorong sebanyak 3 lokasi dan Kabupaten Sorong Selatan sebanyak 3 lokasi.

Lebih lanjut, Kepala BPBPK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Corneles Sagrim di Sorong, Rabu, mengatakan pelaksanaan program saat ini telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai ketentuan teknis pelaksanaan kegiatan.

“Sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat, terutama kelompok sasaran, memahami aturan-aturan teknis sehingga pada tahap pelaksanaan nanti program dapat berjalan sesuai ketentuan,” katanya pada Antara Rabu (22/7/2026).

Rapat ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Faujia Helga Tampubolon, yang memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat di daerah tersebut.

Pun dibersamai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Kawasan Strategis (PKS), Tim Pelaksana IBM PKS Provinsi, Posma Partogi H. Simanjuntak, S.T. (TPK IBM PKS Direktorat PKS) selaku narasumber, serta  Peserta TPK IBM PISEW dari Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan.

FISIP UB-KPID Jatim Gelar Workshop Perkuat Mutu Pengawasan Siaran

Melalui koordinasi awal ini, pelaksanaan program PISEW 2026 di kawasan Papua Barat dan Papua Barat Daya diharapkan dapat berjalan optimal, transparan, dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.