News
Beranda » Berita » Maluku Utara Jadi Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Maluku Utara Jadi Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

JAKARTA, Ketikan.com — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen.

Angka tersebut meningkat dibanding kuartal sebelumnya yang sebesar 5,39 persen dan menjadi pertumbuhan tertinggi sejak 2022.

Di tingkat daerah, Maluku Utara menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada Kuartal I 2026 dengan angka mencapai 19,64 persen.

Tingginya pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara didorong aktivitas industri pengolahan dan hilirisasi mineral, terutama sektor nikel.

Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah tersebut berkembang menjadi salah satu pusat industri smelter di Indonesia.

Annajah Al-Lailiyah Aeng Panas Gelar Maulid Nabi, Pererat Silaturahim

Posisi kedua ditempati Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 13,64 persen.

Pertumbuhan di NTB ditopang sektor pertambangan, pariwisata, dan pembangunan infrastruktur.

Sementara Sulawesi Tengah berada di peringkat ketiga dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,32 persen yang juga didorong industri pengolahan logam dan investasi hilirisasi mineral.

Provinsi lain yang mencatat pertumbuhan cukup tinggi yakni Gorontalo sebesar 7,68 persen dan Kepulauan Riau sebesar 7,04 persen.

Selain itu, Sulawesi Selatan tumbuh 6,88 persen, Sulawesi Tenggara 6,23 persen, serta Kalimantan Barat 6,14 persen.

Miris! Dua Anak di Sumenep Diduga Aniaya Ayah Kandung

Dari Pulau Jawa, hanya Jawa Timur dan Jawa Tengah yang masuk daftar 10 besar pertumbuhan ekonomi tertinggi.

Jawa Timur mencatat pertumbuhan 5,96 persen, sedangkan Jawa Tengah 5,89 persen.

Dominasi wilayah Indonesia timur menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional saat ini semakin ditopang daerah berbasis komoditas dan industri pengolahan.

Selain sektor pertambangan, masuknya investasi pada kawasan industri dan smelter turut mendorong pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah.

Sementara itu, Papua Tengah menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terendah dengan kontraksi sebesar minus 8,38 persen.

BRI Serahkan Ambulans ke Polres Bangkalan, Warga Bisa Manfaatkan Gratis

Sedangkan Kalimantan Timur mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 2,99 persen.***