JAKARTA, Ketikan.com — Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Ferdinand Hutahaean, menilai rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berkeliling Indonesia merupakan bagian dari upaya membangun kekuatan politik untuk kepentingan keluarganya menjelang 2029.
Ferdinand bahkan menyebut Jokowi berpotensi mengkhianati Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana yang menurutnya pernah terjadi dengan PDIP.
“Jokowi ini bagi kami justru sedang menunjukkan karakter aslinya siapa, bahwa memang karakter pengkhianat itu kembali muncul setelah dulu mengkhianati PDI Perjuangan dan sekarang tampaknya Jokowi ini akan mengkhianati Prabowo Subianto demi Gibran,” kata Ferdinand dalam program Interupsi bertajuk ‘Bersiap 2029, Jokowi: Siap Keliling Indonesia’ iNews, Kamis (28/5).
Menurutnya, berbagai langkah politik Jokowi saat ini tidak lepas dari kepentingan menjaga masa depan politik keluarganya, khususnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Semua itu dilakukan oleh Jokowi demi hasratnya, dari ambisinya, dan demi semua kepentingan politik keluarganya,” ujarnya.
Ferdinand juga menyoroti sikap Jokowi yang dinilainya tidak membela Prabowo saat mendapat berbagai serangan politik.
Sebaliknya, Jokowi disebut memanfaatkan situasi tersebut untuk memperkuat jaringan politiknya di daerah.
“Justru Jokowi mengambil momen ini, menikmati situasi serangan politik terhadap Prabowo dan justru dia mau safari politik ke daerah membangun struktur-struktur untuk pemenangan keluarganya pada 2029,” tuturnya.
Ia bahkan menilai langkah tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap Prabowo.
“Nah itulah yang saya maksud dengan pengkhianatan kepada Prabowo bahwa dengan kondisi tekanan politik kepada Pak Prabowo saat ini justru Jokowi mau menusuk Pak Prabowo dari belakang,” katanya.***
