SUMENEP, Ketikan.com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ummi’ di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, melakukan pembenahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) guna memenuhi standar sanitasi Badan Gizi Nasional (BGN), Senin (8/6/2026).
Pembenahan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar sesuai petunjuk teknis operasional.
Mitra SPPG Ummi’, Juhariyah, mengatakan IPAL yang dipasang memiliki kapasitas 4.000 liter dan dirancang sesuai standar BGN.
Menurutnya, sistem tersebut dilengkapi Grease Trap untuk mengolah lemak, minyak, dan sisa makanan, filter penyaring, serta tabung aerob untuk proses oksidasi limbah.
“Setelah diolah, masuk melalui filter ke tabung aerob untuk proses oksidasi, setelah itu air yang telah dimurnikan baru dialirkan ke selokan,” kata Juhariyah.
Ia mengungkapkan hasil pengujian menunjukkan kualitas air hasil pengolahan cukup baik dan jernih.
“Hasil tes IPAL kami, air yang telah diolah sangat bersih, bahkan bisa digunakan untuk budidaya ikan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan Kota SPPG Sumenep, Achmad Faiz Abrori, mengapresiasi langkah cepat pengelola dapur dalam membenahi sarana pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pembenahan dilakukan setelah dapur sempat mengalami penghentian sementara operasional akibat persoalan IPAL.
“Untuk kapan akan beroperasi lagi, ada tahapan verifikasi nanti, baru menunggu hasilnya dari pimpinan,” terangnya.
Faiz juga mengapresiasi mitra pengelola, termasuk Yayasan Kayan Shava Abadi, yang dinilai responsif melakukan perbaikan infrastruktur.
Ia berharap dapur SPPG di Kecamatan Kota Sumenep dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat.
“Saya berharap, ke depan dapur SPPG di Kecamatan Kota Sumenep bisa lebih baik lagi dan tetap memberikan pelayanan pemenuhan gizi terbaik bagi penerima manfaat,” pungkasnya.
