Jakarta, Ketikan.com — Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, menjadi sorotan publik setelah potongan video pernyataannya viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Saiful diduga menyerukan upaya untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal, impeachment. Itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa enggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo,” ujarnya dalam video yang beredar.
Pernyataan itu disampaikan dalam acara halal bihalal di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (31/3/2026), dan memicu polemik serta beragam reaksi dari publik.
Menanggapi hal tersebut, Manajer SMRC Saidiman Ahmad menilai video yang beredar telah dipotong sehingga berpotensi menyesatkan.
Menurutnya, cuplikan yang viral tidak menampilkan konteks utuh dan diduga disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Sebaiknya ditonton keseluruhan ceramah Prof. Saiful Mujani tersebut. Itu sebenarnya pidato politik biasa yang dilakukan oleh seorang akademisi yang kritis terhadap jalannya pemerintahan,” ujar Saidiman, dikutip dari Inilah.com.
Ia juga membantah anggapan bahwa pernyataan tersebut merupakan ajakan makar. Saidiman menegaskan, dalam sistem demokrasi, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dan dilindungi hukum.
“Tidak (bukan ajakan makar). Dalam tingkat tertentu, menjatuhkan pemerintah yang melanggar konstitusi juga bisa dilakukan dalam sistem demokratis,” ujarnya.*
