Politik
Beranda » Berita » Pemerintah Prioritaskan Penguatan Program MBG di Wilayah 3T

Pemerintah Prioritaskan Penguatan Program MBG di Wilayah 3T

Menko Pangan Zulkifli Hasan (ketiga kanan) berbincang dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin (kedua kanan), Mendagri Tito Karnavian (kedua kiri). (Dok. Antara) 

JAKARTA, Ketiikan.com – Pemerintah prioritaskan Program MBG atau Makan Bergizi Gratis di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), terutama Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pendataan untuk wilayah 3T ditargetkan selesai pekan ini setelah diputuskan dalam rapat koordinasi tingkat menteri.

“Kami tadi sudah menyelesaikan, sudah rapat hari ini memutuskan pendataan yang 3T akan selesai dalam minggu ini, karena minggu lalu kita rapat satu bulan,” kata Zulkifli, dikutip dari Antara, Jumat (7/8/2026).

Rapat tersebut membahas penajaman penerima manfaat MBG, perbaikan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta percepatan pelaksanaan program. Pemerintah juga memprioritaskan daerah dengan angka stunting tinggi.

Selain wilayah 3T, intervensi difokuskan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita agar bantuan lebih tepat sasaran.

Hasto Tegaskan PDIP Tolak Wacana Percepatan Pemilu 2029

“Semua akan diselesaikan dengan baik, yang adil ya bagi semua pihak. Jadi tidak usah khawatir,” ujarnya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendukung prioritas tersebut karena masyarakat di wilayah 3T dinilai paling membutuhkan perhatian pemerintah.

“Mereka betul-betul membutuhkan dan mereka yang patutnya berbicara, membela hak,” tegas Tito.

Ia menambahkan, Ditjen Dukcapil Kemendagri siap membantu pendataan penerima manfaat agar program berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.

Rakortas turut dihadiri Kepala BGN Sudaryono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, MenPANRB Rini Widyantini, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait.

5 Tahun Komitmen Tangani Stunting, SKK Migas-KEI Raih Penghargaan