SURABAYA, Ketikan.com — Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf membantah namanya terlibat dalam dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).
Nama politikus PKB itu sebelumnya ramai disebut dalam pesan berantai di media sosial setelah eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, dikabarkan menjadi justice collaborator (JC).
Musyafak menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan pengelolaan program MBG maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Mana ada, cari saja. Satu saja kalau ada (bukti saya punya SPPG/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/Dapur MBG), saya kasih hadiah,” kata Musyafak, mengutip detikjatim, Jumat (12/6).
Ia menyebut informasi yang beredar di media sosial sebagai hoaks.
Musyafak juga memastikan dirinya tidak memiliki lini bisnis, proyek, maupun pengelolaan dapur umum yang berkaitan dengan program MBG.
“Hoaks itu. Saya enggak ada sama sekali punya MBG. Sudah kaya raya saya kalau punya dapur (pengelolaan MBG). Kalau ada, saya kasih hadiah itu,” ujarnya.
Menurut Musyafak, DPRD Jawa Timur juga tidak memiliki keterkaitan dengan program MBG karena seluruh kewenangannya berada di pemerintah pusat.
“Jadi, saya itu kalau masalah MBG kan enggak tahu sama sekali. Itu kewenangan di pusat. Kami (DPRD Jatim) tidak pernah dilibatkan dan juga tidak pernah diajak rembukan terkait MBG,” tandasnya.
