Pendidikan
Beranda » Berita » Belanja Buku Perpusda Sumenep Cuma Rp65,5 Juta, Tagihan Listrik Rp144 Juta

Belanja Buku Perpusda Sumenep Cuma Rp65,5 Juta, Tagihan Listrik Rp144 Juta

Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep (Dok. Istimewa)

SUMENEP, Ketikan.com — Anggaran belanja buku pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep tahun 2026 tercatat lebih kecil dibanding tagihan listrik kantor.

Berdasarkan data pengadaan 2026, perpustakaan daerah (perpusda) kabupaten Sumenep menganggarkan belanja modal buku umum sebesar Rp65.532.300. Sementara belanja tagihan listrik mencapai Rp144.458.076.

Selain tagihan listrik, Dispusip Sumenep juga menganggarkan belanja internet dan TV berlangganan sebesar Rp51.213.180 serta rapat koordinasi dan konsultasi SKPD senilai Rp59.050.000.

Tak hanya itu, terdapat sejumlah anggaran kegiatan literasi dan penyelenggaraan acara dengan nilai puluhan juta rupiah. Di antaranya pengembangan literasi berbasis inklusi sosial Rp36,9 juta, pemilihan duta baca atau bunda literasi Rp42,05 juta, hingga kerja sama peningkatan kegemaran membaca dan literasi sebesar Rp53 juta.

Sementara anggaran jasa penyelenggaraan acara juga tersebar dalam beberapa paket pengadaan dengan total puluhan juta rupiah.

Sumenep Siapkan 110 Ribu Bibit Kelapa Bersertifikat Dukung Hilirisasi Perkebunan

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, membenarkan struktur anggaran tersebut. Ia berdalih bahwa kondisi ini terjadi akibat keterbatasan dana yang tersedia.

“Betul. Anggaran terbatas,” ujar Rudi singkat, Selasa (20/5).

Pihaknya menaruh harapan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan mendatang untuk bisa menambah koleksi buku perpusda.

“Mudah-mudahan ada tambahan di perubahan,” pungkasnya.***

Sumenep Raih Penghargaan Nasional Pelestarian Bahasa Daerah