SUMENEP, Ketikan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengusulkan tiga wilayah pesisir untuk dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Ketiga wilayah tersebut meliputi Pulau Giligenting, Pasongsongan, dan Ambunten.
Ketiga kawasan pesisir tersebut dinilai memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Langkah itu merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan, khususnya di wilayah kepulauan.
“Jika wilayah kepulauan juga memiliki KNMP, kami optimistis pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan, akan semakin meningkat,” ujarnya, dikutip Kamis (30/4).
Pasalnya, lanjut Fauzi, Kabupaten Sumenep sendiri menjadi salah satu daerah sasaran program KNMP dari pemerintah pusat.
Program ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus nilai tambah hasil tangkapan nelayan.
“Sumenep sebagai daerah kepulauan memiliki sumber daya perikanan yang melimpah dan perlu dikelola secara optimal,” katanya.
Sebelumnya, Pemkab Sumenep telah merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, pada 2025.
Fasilitas yang tersedia meliputi pabrik es portabel, kios pemasaran ikan, bengkel nelayan, hingga sarana pendukung lainnya.
Wilayah ini mencakup 1.893 kepala keluarga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Tercatat, sebanyak 31 perahu tradisional aktif melaut dan menjadi penopang utama perekonomian masyarakat setempat.***
