News
Beranda » Berita » Balita di Madura Tewas Diserang Monyet Saat Asyik Bermain

Balita di Madura Tewas Diserang Monyet Saat Asyik Bermain

Pamekasan, Ketikan.com Seorang balita berusia lima tahun di Kabupaten Pamekasan, Muhammad Kenzi, mengalami nasib tragis setelah meninggal dunia akibat serangan monyet peliharaan warga yang lepas.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (1/4) sekitar pukul 11.00 WIB di Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean. Saat itu, korban tengah bermain di teras rumah pamannya bersama dua temannya, Wanda (6) dan Kanza (7).

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa seekor monyet milik warga bernama Siful tiba-tiba lepas dan menyerang ketiga anak dengan agresif.

Dalam situasi tersebut, Wanda dan Kanza berhasil melarikan diri. Namun nahas, Kenzi tidak sempat menyelamatkan diri dan menjadi sasaran serangan.

Ia mengalami luka serius berupa robekan pada paha kanan dan tangan kanan akibat gigitan monyet.

Wakil Ketua MPR Apresiasi Kepuasan Publik ke Prabowo di Tengah Krisis Global

Keluarga kemudian segera membawa korban ke RSUD Waru untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong.

“Setibanya di RSUD Waru, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Yoni.

Usai kejadian, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Sementara itu, monyet yang menyerang diketahui telah mati dan dikembalikan kepada pemiliknya. Namun, penyebab kematian hewan tersebut masih belum dapat dipastikan.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memelihara hewan yang berpotensi membahayakan, sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Bakorwil IV Pamekasan Dorong Pesantren se-Madura Tangguh Bencana

“Terkait proses hukum, saat ini masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan langkah berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.