Jakarta, Ketikancom – Indonesia menjajaki pembelian jet tempur generasi kelima KAAN fighter jet dari Turkish Aerospace Industries melalui skema pinjaman luar negeri.
Melansir Antara, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan rencana pengadaan tersebut telah memasuki tahap awal.
Hal ini ditandai dengan adanya kontrak awal dalam jumlah terbatas yang kini sedang dalam proses aktivasi bersama Kementerian Keuangan.
“Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri (PLN) bersama Kementerian Keuangan,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, dikutip Jumat (3/4/2026).
Dengan demikian, pemerintah Indonesia telah resmi meneken kesepakatan awal terkait pembelian jet tempur tersebut, meski rincian jumlah unit dan nilai kontrak belum diumumkan secara detail.
Disebutkan, Indonesia berpotensi membeli hingga 48 unit KAAN, dengan jadwal pengiriman mulai sekitar tahun 2032. Meski, Kemenhan belum mengonfirmasi angka tersebut.
“Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI,” kata Rico.
Selain itu, disebutkan, nilai kesepakatan mencapai sekitar 15 miliar dolar AS atau setara Rp251 triliun, meski angka tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pemerintah.
