News
Beranda » Berita » Bupati Sumenep Imbau Petani Tembakau Perhatikan Siklus Cuaca

Bupati Sumenep Imbau Petani Tembakau Perhatikan Siklus Cuaca

Bupati Sumenep saat diwawancara dorstop oleh media di kantor DPRD Sumenep (Dok. for Ketikan)

SUMENEP, Ketikan.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengingatkan petani tembakau agar memperhatikan siklus cuaca yang kini mulai memasuki penghujung musim kemarau.

Imbauan tersebut disampaikan Fauzi untuk mengantisipasi kerugian akibat hasil panen tembakau yang tidak maksimal apabila hujan turun saat tanaman belum memasuki masa panen.

Fauzi menjelaskan, masa tanam tembakau membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima bulan. Karena itu, penanaman idealnya dilakukan pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau.

Ia mengimbau petani yang belum melakukan penanaman agar mempertimbangkan kondisi cuaca dan siklus musim sebelum memutuskan untuk bercocok tanam.

“Petani tembakau yang terlambat bercocok tanam, lihat cuaca dan kondisi hujan atau tidak,” ujar Fauzi, Sabtu (22/8).

5 Tahun Komitmen Tangani Stunting, SKK Migas-KEI Raih Penghargaan

Menurutnya, saat ini Sumenep mulai memasuki penghujung musim kemarau sehingga kemungkinan datangnya musim hujan perlu diantisipasi.

“Menurut kami bulan ini jangan menyusul menanam lagi, khawatir turun hujan. Kita ada di daerah paling timur memang agak lambat hujannya, di barat sudah hujan,” ungkapnya.

Fauzi menyebut imbauan tersebut terutama ditujukan bagi petani yang belum melakukan penanaman. Sementara bagi petani yang sudah terlanjur menanam dan menyiapkan modal, ia berharap hasil panennya tetap maksimal.

“Yang kami sampaikan ini ya cuma imbauan. Tapi kalau masih tetap bercocok tanam, saya doakan semoga tidak hujan,” pungkasnya.

BM PAN Gerak Cepat Bantu Korban Gempa di Kampung Repu NTT