Ekonomi
Beranda » Berita » Direktur Kampung Tembakau Minta Harga Tembakau Madura Lebih Adil

Direktur Kampung Tembakau Minta Harga Tembakau Madura Lebih Adil

Direktur Kampung Tembakau, Fathorrahman (Dok. for Ketikan.com)

SUMENEP, Ketikan.com – Direktur Kampung Tembakau, Fathorrahman, meminta petani tembakau Madura tidak pasrah menghadapi fluktuasi harga pada musim panen 2026.

Menurutnya, persoalan harga tembakau tidak cukup dilihat dari tinggi atau rendahnya harga per kilogram, tetapi juga harus mempertimbangkan biaya produksi, kualitas, serapan pasar, dan posisi tawar petani.

“Harga tembakau jangan terus dibiarkan menjadi permainan pasar yang pada akhirnya petani selalu berada di posisi paling lemah. Petani sudah mengeluarkan modal besar, bekerja berbulan-bulan, tetapi ketika panen justru harus menghadapi harga yang tidak pasti. Ini tidak adil,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8).

Fathorrahman menilai petani telah menanggung berbagai risiko sejak proses tanam, perawatan hingga panen sehingga hasil produksinya harus mendapatkan harga yang layak.

Ia meminta pemerintah memperkuat pengawasan dan membangun tata niaga tembakau yang lebih transparan agar posisi petani tidak selalu berada di pihak yang dirugikan.

Hasto Tegaskan PDIP Tolak Wacana Percepatan Pemilu 2029

“Petani tidak meminta harga yang tidak masuk akal. Mereka hanya ingin hasil jerih payahnya dihargai secara adil. Jangan sampai petani menanggung semua risiko, sementara keuntungan justru dinikmati di rantai perdagangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kampung Tembakau juga aktif mendorong penguatan komoditas tembakau melalui berbagai kegiatan, seperti pameran, kontes tembakau kering, dan forum petani, di Kabupaten Sumenep.

Fathorrahman berharap upaya tersebut dapat berjalan beriringan dengan kebijakan pemerintah dalam menciptakan pasar tembakau yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi petani Madura.