News
Beranda » Berita » 17 Desa di Bangkalan Terancam Kekeringan Ekstrem Saat Musim Kemarau

17 Desa di Bangkalan Terancam Kekeringan Ekstrem Saat Musim Kemarau

Ilustrasi kekeringan ekstrem (Dok. Canva)

BANGKALAN, Ketikan.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan mencatat sebanyak 17 desa di tiga kecamatan berpotensi mengalami kekeringan ekstrem pada musim kemarau tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, M Zainul Qomar, mengatakan potensi kekeringan itu diketahui berdasarkan hasil pemetaan dan laporan dari pemerintah desa.

“Ini berdasarkan hasil pemetaan yang kami lakukan, dan berdasarkan laporan kepala desa yang disampaikan kepada BPBD Kabupaten Bangkalan,” kata Qomar, dikutip dari Antara, Minggu (7/6).

Ia menjelaskan, desa rawan kekeringan tersebut tersebar di Kecamatan Konang, Geger, dan Kokop.

Rinciannya, lima desa berada di Kecamatan Konang, sedangkan Kecamatan Geger dan Kokop masing-masing enam desa.

Pengawas SPBU 34.411.18 Akan Tindak Tegas Karyawan Operator yang Langgar Aturan

Selain itu, BPBD juga mencatat ada 10 desa lain yang berpotensi mengalami kekeringan, meski tidak separah 17 desa tersebut karena masih memiliki sumber air dari sumur warga.

Menurutnya, sekitar 15.789 kepala keluarga diperkirakan terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih selama musim kemarau tahun ini.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Bangkalan menyiapkan cadangan awal sebanyak 300 ribu liter air bersih yang akan didistribusikan bertahap ke desa terdampak.

“Prosedurnya, warga yang membutuhkan bantuan melaporkan kepada aparat desa, dan aparat desa nanti yang akan menghubungi kami untuk bantuan distribusi air bersih tersebut,” ujar Qomar.

Ketua DPRD Jatim Bantah Punya Dapur MBG: Buktikan, Saya Kasih Hadiah