Pendidikan
Beranda » Berita » Bertepatan HUT ke-81 RI, Pesantren Kauman Bersama Kapolsek Padang Panjang Resmi Luncurkan 10 Fitur Digital, Tanpa Kertas

Bertepatan HUT ke-81 RI, Pesantren Kauman Bersama Kapolsek Padang Panjang Resmi Luncurkan 10 Fitur Digital, Tanpa Kertas

Mudir Pesantren Kauman Bersama Kapolsek Padang Panjang Resmi Luncurkan 10 Fitur Digital (Dok. Pesantren Kauman Padang Panjang)

PADANG PANJANG, Ketikan.com — Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang secara resmi meluncurkan Ekosistem Digital Pesantren Kauman, sebuah sistem teknologi informasi terintegrasi untuk mendukung tata kelola pendidikan dan pengelolaan lembaga yang lebih modern, efisien, dan transparan.

Peluncuran bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan langsung oleh Mudir Pesantren, Dr. Derliana, M.A., bersama Kapolsek Kota Padang Panjang, IPTU Rikky Naldo, S.H., M.H., di halaman utama kompleks pesantren, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Derliana menyampaikan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan wujud nyata komitmen pesantren dalam mengintegrasikan tradisi keilmuan Islam dengan kemajuan teknologi, sejalan dengan visi mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berwawasan global.

“Digitalisasi adalah jalan untuk menjadikan pesantren sebagai mercusuar peradaban, yang sinarnya kini dapat menjangkau lebih jauh melampaui batas tembok pesantren,” ujar Dr. Derliana.

Ekosistem Digital Pesantren Kauman menghadirkan sepuluh fitur utama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional pesantren sekaligus mewujudkan konsep pengelolaan tanpa kertas atau paperless.

Kota Solok Tuan Rumah Pembukaan PORPROV XVI Sumbar 2026

Kesepuluh fitur tersebut meliputi K-pay untuk sistem keuangan santri, K-finops untuk manajemen keuangan internal, K-guest sebagai buku tamu digital, K-academic untuk sistem informasi akademik, K-donation untuk sistem donasi dan KL Laziz Kauman,

Selain itu, K-warehouse untuk manajemen inventaris dapur dan logistik, K-administration untuk sistem administrasi digital, K-library sebagai perpustakaan digital, K-admission untuk sistem penerimaan santri baru, serta K-santri28 untuk monitoring kehadiran dan kondisi santri di asrama.

Kesepuluh fitur ini disatukan dalam satu wadah terpusat yang mengintegrasikan seluruh data dan layanan pesantren, mulai dari data santri, administrasi, keuangan, hingga perpustakaan.

Sistem ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi percepatan digitalisasi yang telah digalakkan sebelumnya, menjadikan Pesantren Kauman sebagai pelopor penerapan sistem digital terpadu di lingkungan pesantren wilayah Padang Panjang.

Sementara itu, Kapolsek Kota Padang Panjang, IPTU Rikky Naldo memberikan apresiasi dan tanggapan positif atas inovasi yang dilakukan oleh Pesantren Kauman.

Gedung SDN Bringsang II Sumenep Rusak Parah, Dua Kelas Digabung, Kantor Roboh

Menurutnya, peluncuran aplikasi ini merupakan langkah visioner yang patut dicontoh oleh lembaga pendidikan lainnya.

“Kami dari jajaran Kepolisian Sektor Kota Padang Panjang sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Pesantren Internasional Kauman” katanya.

Aplikasi ini menurut Rikky tidak hanya mempermudah manajemen internal pesantren, tetapi juga memberikan dampak besar bagi aspek keamanan dan ketertiban.

Dengan adanya K-guest dan K-santri28, kita bisa memantau secara lebih terstruktur siapa saja yang masuk ke lingkungan pesantren dan bagaimana kondisi santri di asrama.

“Ini sangat membantu kita dalam menciptakan sinergi pengawasan antara pihak pesantren dan kepolisian,” tuturnya.

Rutan Padang Panjang Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Ia juga menekankan bahwa transformasi digital seperti ini sejalan dengan upaya kepolisian dalam mendukung program Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan yang modern, transparan, dan akuntabel.

Implementasi fitur administrasi berbasis digital seperti K-administration dan K-finops dinilai akan meminimalisir potensi kesalahan administrasi serta memperkuat tata kelola yang bersih dan terbuka.

“Kami berharap sinergi antara Pesantren Kauman dan Polsek Padang Panjang terus ditingkatkan, tidak hanya dalam hal pengamanan fisik, tetapi juga dalam pengawasan digital,” imbuhnya.

Dikatakan Rikky Pesantren adalah aset bangsa yang harus dijaga, dan dengan digitalisasi ini, kami yakin pesantren semakin siap menghadapi tantangan zaman.

“Selamat kepada Ibu Dr. Derliana, M.A., dan seluruh keluarga besar Pesantren Kauman. Semoga aplikasi ini menjadi berkah dan membawa kemajuan bagi pendidikan dan masyarakat Kota Padang Panjang,” pungkasnya.

Momen peluncuran aplikasi yang bertepatan dengan HUT ke-81 RI ini menjadi simbol semangat untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan transformasi digital ini, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang tidak hanya menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi tantangan global, tetapi juga memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan peradaban Islam yang modern dan berdaya saing.(Dion).