JAKARTA, Ketikan.com – KPK menyebut telah memberikan peringatan dini sebelum melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kementerian ATR/BPN.
Salah satu indikatornya terlihat dari penurunan skor Survei Penilaian Integritas (SPI).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan skor SPI Kementerian ATR/BPN turun 4,58 poin, dari 75,88 pada 2024 menjadi 71,30 pada 2025.
Angka tersebut menempatkan kementerian dalam kategori rentan.
“Ketika ada penurunan pada area tertentu, hal itu perlu ditindaklanjuti dengan memperkuat pengawasan ataupun melakukan perbaikan untuk menutup titik rentan sedini mungkin,” kata Budi, Senin, 21 September 2026.
Penurunan juga terlihat pada responden eksternal, dari 84,93 menjadi 82,40. Sementara skor responden ahli turun lebih tajam, dari 76,26 menjadi 63,89.
Budi mengatakan dimensi transparansi dan keadilan layanan juga menurun, dari 80,12 pada 2024 menjadi 77,10 pada 2025.
KPK menilai hasil SPI tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi dan penguatan pengawasan.
Dalam konteks OTT yang dilakukan terhadap pejabat ATR/BPN, lembaga antirasuah tersebut menyebut indikator integritas itu menjadi salah satu peringatan dini yang telah dipotret sebelumnya. (Editor/Rohana)
