Pendidikan
Beranda » Berita » Gedung SDN Bringsang II Sumenep Rusak Parah, Dua Kelas Digabung, Kantor Roboh

Gedung SDN Bringsang II Sumenep Rusak Parah, Dua Kelas Digabung, Kantor Roboh

Salah satu gedung rusak di SDN Bringsang II Giligenting (Dok. IG/@giligentingterkini)

SUMENEP, Ketikan.com – Sejumlah gedung SDN Bringsang II, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, mengalami kerusakan parah.

Kondisi itu membuat pihak sekolah terpaksa menggabungkan siswa kelas I dan kelas II dalam satu ruangan.

Kepala SDN Bringsang II, Khalid F. Faqih, mengatakan kerusakan bangunan tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

“Selain ruang kelas yang rusak, kami tidak mempunyai kantor. Karena kantor sekolah roboh, terpaksa kami menempati ruang kelas yang tidak ditempati siswa sebagai kantor,” ungkap Khalid saat dikonfirmasi, Rabu (26/8).

Ia menjelaskan, bagian atas sejumlah bangunan menjadi salah satu bagian yang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat digunakan secara normal.

Hasto Tegaskan PDIP Tolak Wacana Percepatan Pemilu 2029

Kondisi kantor SDN Bringsang II yang rusak parah (Dok. IG/@giligentingterkini)

“Karena keadaan bangunan yang memang sudah tidak layak, maka dua kelas kami tempatkan dalam satu ruangan. Jadi, kelas satu dengan kelas dua dalam satu ruangan. Terutama yang rusak itu bagian atas,” imbuhnya.

Akibatnya, lanjut Khalid, kondisi tersebut membuat proses pembelajaran tidak berjalan efektif.

Meski demikian, pihak sekolah tetap memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan mempertimbangkan keamanan dan keselamatan siswa.

“Jadi, saya dengan teman-teman guru menggunakan fasilitas yang ada semaksimal mungkin walaupun KBM tidak efektif. Hal itu dilakukan demi keamanan dan keselamatan siswa kami. Satu ruangan itu bisa belasan hingga 20 siswa dari dua kelas,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Mohammad Iksan, meminta pihak sekolah segera mendokumentasikan kondisi bangunan yang rusak untuk mengetahui tingkat kerusakannya.

5 Tahun Komitmen Tangani Stunting, SKK Migas-KEI Raih Penghargaan

“Jika tahu berapa tingkat kerusakannya, tuangkan dalam proposal. Kami akan usulkan untuk revitalisasi menggunakan APBD Sumenep,” singkatnya.