JAKARTA, Ketikan.com — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan meski muncul tuntutan dari sejumlah pihak.
Menurutnya, MBG merupakan bagian dari janji kampanye Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 yang menjadi mandat dari rakyat.
“Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan,” kata Qodari, Rabu (17/6).
Qodari mengatakan program MBG dijalankan untuk mengatasi persoalan gizi pada anak-anak dan balita yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang mereka.
Ia mengakui pelaksanaan program tersebut masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Namun, menurutnya, persoalan yang muncul tidak bisa dijadikan alasan untuk menghentikan program yang dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
Pemerintah, kata dia, tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan masukan demi perbaikan pelaksanaan program.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen membenahi tata kelola MBG agar berjalan lebih efektif.
“Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya,” ujarnya.
Qodari menambahkan, MBG merupakan salah satu dari sejumlah program prioritas pemerintahan Prabowo yang ditujukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Ia mencontohkan kebijakan ekspor satu pintu untuk meningkatkan penerimaan negara dan program Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan.
Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendorong transformasi nasional.
“Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan,” kata Qodari.
