Pemerintahan
Beranda » Berita » 94,13 Persen ASN Sumenep Puas dengan SIMANTRA, Pusat Layanan Digital Kepegawaian

94,13 Persen ASN Sumenep Puas dengan SIMANTRA, Pusat Layanan Digital Kepegawaian

SIMANTRA, pusat layanan digital kepegawaian ASN Sumenep (Dok. for Ketikan.com)

SUMENEP, Ketikan.com – Hasil survei Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep mencatat tingkat kepuasan pengguna Sistem Informasi Manajemen Terpadu Aparatur (SIMANTRA) mencapai 94,13 persen.

Survei periode Juni-September 2026 itu melibatkan 378 responden aparatur sipil negara (ASN) dari 323 entitas organisasi pemerintah daerah.

Responden berasal dari dinas, puskesmas, kecamatan di wilayah daratan dan kepulauan, hingga satuan pendidikan sekolah negeri.

Dari 1.890 respons penilaian yang masuk, sebanyak 1.779 respons memberikan rating 4 dan 5. Angka tersebut menjadi dasar capaian kepuasan pengguna sebesar 94,13 persen.

Tampilan depan SIMANTRA (Dok. for Ketikan.com)

Kepuasan Pengguna Capai 94,13 Persen

Selain mengukur kepuasan, BKPSDM menggunakan metode System Usability Scale (SUS) untuk menilai kemudahan penggunaan SIMANTRA. Hasilnya, sistem tersebut memperoleh skor 86,59 dari skala 100 atau masuk kategori Grade A/Excellent.

Menko PM Cak Imin Targetkan Kemiskinan Maksimal 5 Persen pada 2029

Penilaian mencakup lima aspek. Integrasi dan transfer data melalui Single Sign-On (SSO) memperoleh skor tertinggi, yakni 4,52 dari skala 5.

Selanjutnya, kinerja verifikasi Multi-Factor Authentication (MFA) atau verifikasi berlapis mencapai 4,51.

Sementara aspek kemudahan penggunaan, tampilan desain, serta keandalan dan stabilitas masing-masing memperoleh skor 4,43.

Secara keseluruhan, lima aspek tersebut mencatat rata-rata nilai 4,46 dari skala 5 dan masuk kategori sangat memuaskan.

PC ISNU Sumenep Sediakan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Kepala BKPSDM Sumenep Benny Setiawan mengatakan, SIMANTRA dikembangkan untuk memudahkan ASN mengakses berbagai kebutuhan administrasi kepegawaian.

“SIMANTRA ini kami bangun untuk memudahkan ASN dalam mengakses layanan kepegawaian. Dengan satu kali login, berbagai layanan yang dibutuhkan sudah terintegrasi dalam satu sistem,” kata Benny dalam keterangannya, Jumat (18/9).

Integrasi 8 Layanan Kepegawaian

SIMANTRA dikembangkan sebagai gerbang terpadu atau Single Sign-On (SSO) Hub untuk layanan digital kepegawaian.

Sistem ini mengintegrasikan delapan layanan, yakni SIMPEG, SIAGA, SINERGI, SILAHKAN, iASN, DRCS, TIRTA, dan SIM PPPK PW.

SIMPEG digunakan untuk manajemen data kepegawaian, sedangkan SIAGA menangani absensi dan presensi. SINERGI digunakan untuk pencatatan kinerja harian pegawai.

Pemkab Pamekasan Deklarasi Perlindungan Anak di Ruang Digital

SILAHKAN menjadi portal layanan administrasi kepegawaian, seperti cuti dan kenaikan pangkat. Sementara iASN merupakan layanan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk konsultasi regulasi ASN dan panduan SOP.

DRCS digunakan untuk pengajuan dan distribusi permohonan data kepegawaian. TIRTA menangani otomasi alur kerja dan sinkronisasi data ASN.

Sedangkan SIM PPPK PW digunakan untuk penataan PPPK paruh waktu.

Waktu Autentikasi Turun Lebih dari 75 Persen

Sebelum SIMANTRA diterapkan, ASN harus melakukan login sebanyak 4 hingga 8 kali per hari untuk mengakses berbagai aplikasi.

Rata-rata waktu yang digunakan untuk proses autentikasi mencapai 180 detik per hari.

Setelah layanan diintegrasikan melalui SSO, ASN cukup melakukan satu kali login. Rata-rata waktu autentikasi turun menjadi 25 detik per hari.

Dengan perubahan tersebut, laporan evaluasi mencatat adanya penghematan waktu operasional lebih dari 75 persen.

Tanggapan Pengguna

Pengalaman penggunaan SIMANTRA juga tercermin dari tanggapan sejumlah responden dalam survei.

Eko Setyawan dari SDN Talango I, mengatakan, SIMANTRA memudahkan operator mengakses berbagai menu tanpa harus melakukan login berulang.

“Aplikasi sudah berjalan baik dan lancar serta memudahkan para operator dalam mengakses segala menu yang ada tanpa melakukan login ulang,” ujarnya.

Sukarsono dari SMPN 1 Giligenting, menilai akses kerja melalui SIMANTRA lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya.

“Aplikasi SIMANTRA dan lainnya sangat baik dan akses kerjanya lebih cepat dari versi yang sebelumnya,” katanya.

Hal serupa disampaikan Massari dari Kecamatan Kalianget. Menurutnya, sistem tersebut membantu pelayanan kepegawaian di lingkungan kecamatan.

“Aman, lancar, dan sangat membantu kelancaran tugas pelayanan kepegawaian di kantor kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Achmad Kusairi dari SDN Pragaan Laok III, menilai sistem SSO membuat pekerjaan pelaporan menjadi lebih ringkas.

“Bagus sekali, sistem SSO membuat pekerjaan pelaporan data dan presensi menjadi jauh lebih ringkas,” ujarnya.

Autentikasi SSO dan MFA Capai 99,9 Persen

Dari sisi keamanan, SIMANTRA menggunakan Multi-Factor Authentication (MFA) melalui kode OTP dan QR dinamis yang terhubung dengan aplikasi Smart ID Card (SIC).

Laporan BKPSDM mencatat tingkat keberhasilan autentikasi SSO sebesar 99,9 persen. Tingkat keberhasilan MFA juga tercatat 99,9 persen, dengan rata-rata waktu verifikasi OTP sekitar 0,5 detik.

Selain itu, tercatat 1.253 sesi login menggunakan QR dinamis. Dalam laporan teknis tersebut, tidak ditemukan Blocker Defect atau gangguan kritis pada sistem.

Infrastruktur SIMANTRA menggunakan Google Cloud Platform (GCP) Region Jakarta. Sistem ditopang Gateway Node, App Server Node, dan Managed Cloud SQL untuk menjalankan layanan serta pengelolaan data.

Dalam evaluasinya, BKPSDM Sumenep mencatat SIMANTRA telah mengintegrasikan delapan aplikasi kepegawaian ke dalam satu gerbang layanan.

Evaluasi tersebut mencatat tingkat kepuasan pengguna 94,13 persen, skor SUS 86,59, serta efisiensi waktu autentikasi lebih dari 75 persen.