News
Beranda » Berita » Miris! Dua Anak di Sumenep Diduga Aniaya Ayah Kandung

Miris! Dua Anak di Sumenep Diduga Aniaya Ayah Kandung

Moh. Suri, warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. (Dok. for Ketikan.com) 

SUMENEP, Ketikan.com – Moh. Suri (69), warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua anak kandungnya sendiri.

Salah satu anaknya disebut berprofesi sebagai guru sekolah dasar (SD).

Keponakan korban, Sutaria, mengatakan salah satu terduga pelaku bernama Yoyok Sutrisno yang disebut mengajar di SDN Tanah Merah Saronggi.

“Pelaku yang bernama Yoyok Sutrisno itu guru SDN Tanah Merah Saronggi,” kata Sutaria, dikutip Rabu (2/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (31/8/2026) pagi di depan rumah korban. Kejadian bermula saat Suri menagih utang kepada Yoyok sebesar Rp20 juta dari total utang yang disebut mencapai sekitar Rp120 juta.

AHY Tegaskan Kader Demokrat Tak Boleh Minta Perlakuan Khusus di Hadapan Hukum

Penagihan itu kemudian berujung cekcok. Tak lama berselang, Hiswandi (49), kakak Yoyok, datang dan diduga ikut terlibat dalam pertengkaran hingga terjadi kekerasan terhadap Suri.

“Awalnya Pak Suri nagih utang ke Yoyok, minta Rp20 juta. Tapi Yoyok tidak mau bayar dan malah cekcok dengan ayahnya. Kemudian datang kakaknya. Ayahnya kemudian diduga dianiaya berdua,” ujar Sutaria.

Menurut Sutaria, korban diduga ditonjok hingga mengenai wajah dan terjatuh ke jalan. Bahkan, korban disebut hampir tertabrak sepeda motor.

Suri kemudian melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Saronggi.

Setelah itu, ia menjalani pemeriksaan medis dan visum di puskesmas.

Polda Sulut Gagalkan Penyelundupan 16 Kg Emas ke Luar Negeri

Akibat kejadian tersebut, korban disebut mengalami memar dan nyeri pada pelipis kiri, luka lecet di pangkal jari kelingking kiri, serta sakit pada lengan kanan.

Saat ini, Suri masih menjalani perawatan di RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep karena mengeluhkan sakit dan pusing.

Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ardan, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, kemarin ada laporan dugaan penganiayaan di Polsek Saronggi,” kata Ardan.

Kasus tersebut kini masih ditangani kepolisian.

PDIP Disebut Lebih Unggul dari PSI Jelang Pemilu 2029