PAMEKASAN, Ketikan.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan menyiapkan pengembangan Museum Mandhilaras melalui perluasan gedung dan penambahan koleksi benda bersejarah.
Rencana pembenahan fisik museum yang berada di kawasan Taman Arek Lancor tersebut kini memasuki tahap penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED).
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Pamekasan, Hairul Saleh, mengatakan perluasan museum diperlukan untuk menampung artefak sejarah yang terus bertambah, termasuk benda berharga milik keluarga yang ingin disumbangkan masyarakat.
Menurutnya, penambahan ruang juga dibutuhkan agar koleksi sejarah Madura memiliki tempat penyimpanan yang layak dan terhindar dari kerusakan.
“Pengelola ingin menyediakan fasilitas penyimpanan yang layak agar bukti fisik sejarah Madura dapat terawat dengan baik dan terhindar dari risiko kerusakan,” ucap Hairul, dikutip dari RRI, Sabtu (17/10/2026).
Selain pengembangan fisik, Disdikbud Pamekasan juga memperkuat dokumentasi digital melalui kerja sama dengan Dewan Kesenian Pamekasan.
Sejumlah pertunjukan seni dan budaya, seperti teater, pembacaan puisi, serta Festival Tunas Bahasa Ibu, direkam dan diarsipkan sebagai bagian dari dokumentasi koleksi museum.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas fungsi Museum Mandhilaras sebagai sarana edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat.
Hairul mengajak masyarakat ikut menjaga warisan budaya daerah agar identitas sejarah Pamekasan tetap lestari.
