SUMENEP, Ketikan.com – Sekitar 90 persen kejadian kebakaran di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan kebakaran lahan.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Sumenep Widartono mengatakan kebakaran lahan menjadi kejadian yang paling banyak terjadi sepanjang tahun 2026.
“Untuk kejadian kebakaran yang perlu diwaspadai saat ini adalah kebakaran lahan. Hampir 90 persen kejadian kebakaran yang terjadi merupakan kebakaran lahan,” ujar Widartono, Selasa (6/10/2026).
Widartono mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan karena api dapat merembet ke lahan di sekitarnya.
“Kami sudah mengimbau masyarakat melalui sosialisasi, baik melalui media online maupun secara langsung, agar tidak membakar sampah sembarangan karena potensinya sangat besar menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2026 tentang kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Surat edaran itu juga melarang pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Masyarakat dapat melaporkan kejadian kebakaran melalui call center 112 yang beroperasi 24 jam. Layanan tersebut terhubung dengan unsur terkait hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Pihak kami, Damkar juga siaga 24 jam menerima laporan terhadap kejadian-kejadian kebakaran. Ini saling terhubung dari kecamatan sampai tingkat desa,” ucap Widartono.
