TULUNGAGUNG, Ketikan.com – Tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) kemarin turut menyita perhatian warga Tulungagung. Sebab, dilaporkan dua warga asal Kota Marmer ikut menjadi korban dalam tragedi tersebut.
Informasi yang dihimpun, satu dari dua korban asal Tulungagung sudah dievakuasi dalam kondisi selamat dan satu lainnya masih dilaporkan hilang. Hingga Senin (14/9) siang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk memastikan kondisi para korban.
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menyampaikan rasa prihatian atas kejadian yang turut menimpa dua warga Tulungagung itu. Dia juga berharap agar warga yang hilang segera ditemukan dan warga yang dinyatakan selamat bisa segera dipulangkan.
“Saya berprihatin dengan kejadian itu ya, kapal itu dan menimpa warga Tulungagung dua orang itu. Tapi ya mudah-mudahan ini secepatnya ditangani dengan baik,” bebernya.
Dia juga mengisyaratkan berkunjung ke rumah para korban jika nantinya kedua warga yang dimaksud dipulangkan ke keluarganya di Tulungagung.
“Oh ya siap, nanti kalau sudah ada informasi yang pasti, saya tak berkunjung ke rumahnya,” akunya.
Di sisi lain, kejadian ini juga berdampak pada aktivitas usaha konveksi milik Ahmad Baharudin. Di mana komoditas konveksi yang akan dikirimkan ke salah satu wilayah di Pulau Sulawesi itu ikut tenggelam dalam kapal di rute Surabaya-Banjarmasin itu.
“Pengiriman barang dagangan konveksi saya ke Sulawesi ikut tenggelam, ada tujuh karung,” kata Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin.
Disinggung soal nominal kerugian, politikus Partai Gerindra ini membuat estimasi di mana satu karung paket yang hendak dikirim ke Sulawesi bernilai sekitar Rp 15 juta. Mengingat ada sebanyak tujuh karung paket konveksi yang tenggelam, maka total kerugian ditaksir mencapai angka Rp 107 juta.
“Satu karung nilainya sekitar 15 juta rupiah, tinggal dikalikan tujuh karung,” sebutnya.
Informasi awal, sopir truk ekspedisi asal Surabaya yang mengangkut paket konveksi milik Ahmad Baharudin dilaporkan selamat dari kejadian nahas pada Minggu dini hari. Adapun unit truk ekspedisi dilaporkan ikut tenggelam bersama KM Virgo Transport 8.
“Truknya masuk ke dalam kapal perahu itu. Sopirnya selamat, tapi truk beserta seluruh isinya yang tidak selamat,” ujar Baharudin. (dit)
